BELAJAR KOPI BARENG EL'S COFFEE - ORANG JAKARTA TINGGAL DI LAMPUNG

by - May 24, 2017


Hi blogs! 

I'm so glad to write this new post today! Yass!! :)) Materi post yang pengen aku share kali ini sooooo 'fresh from the roaster' banget, karena baru aja 2 hari yang lalu (tanggal 21 Mei) aku dikasih kesempatan oleh El's Coffee Lampung buat join kelas kopi mereka. Kelas yang ditawarkan berupa kelas pengenalan lebih jauh tentang kopi. Ini kesempatan besar banget, mengingat memang aku pengen banget kan melakukan ekspedisi kopi di kota Lampung ini. So, momen kali ini benar-benar pas!! Yass!! :D

Siapa sih El's Coffee ini? El's Coffee adalah kedai kopi (coffee shop) ternama di kota Lampung. Branding El's Coffee dapat dikatakan telah merajai kota Lampung loh! Bukan hanya kedai kopi biasa, El's Coffee juga menanam biji kopi pilihan mereka sendiri, mengolahnya sendiri , serta menyajikannya lansung pula kepada konsumen. So, that's why. . Aku pikir mereka benar-benar mengenal seluk-beluk kopi dari A sampai Z. Ini lah yang menarik aku dan merasa harus ikut kelas ini banget!! Yass!! So, gimana kelasnya? Yukss discroll! :)) 


Apa itu kopi?
Buat aku kopi itu filosofi. 
Filosofi baik yang datang dari waktu si penikmat kopi.





Ketika masuk ke tempat ini, yang datang di pemikiran dan kesan pertama kali nya adalah " Wow, this is so classy." Yaa. . Tua, tetapi indah dan berkelas. Rumah tua nan indah yang diintervensi dengan perpaduan yang modern. So click! 


Tua Berkelas
- Ketika arsitektur berbicara di bangunan tua -





Nah, setelah masuk ke dalam ruangan, aku dijamu oleh retail Toffin yang berada di bagian depan. Toffin adalah brand mesin yang menyediakan alat-alat mesin kopi, dari penyeduhan sederhana, konvensional hingga yang tersistem. Lengkap banget!!





Tadaa. . Nah, ini dia alat-alat yang aku mentioned tadi. Dari V60, timbangan, grinder, coffee maker, sampai coffee express, lengkap didisplay dan dijual ready stock disini. 





Okay, sekilas setelah melihat-lihat bagaimana sih ruangannya dan ada apa aja disana, sekarang  yuk lihat bagaimana kelas dan proses belajarnya. .

Kelas kopi diawali dengan perkenalan owner El's Coffee, Ko Elkana dan perkenalan diri dari masing-masing peserta yang ada di kelas. Kelihatan banget kalau orang-orang yang mengikuti kelas ini antusias sekali dengan kelasnya. Rasa antusias tersebutlah yang menjadikan kelas ini hidup, asik, komunikatif, dan enjoyable. Yaa. . Kalau orang bilang, sebuah pertemanan, persahabatan atau jalinan hubungan baru bisa dimulai dari kopi, bener banget!! 





Ko Elkana, Owner El's Coffee
El for Elkana #ifuknowwhatimean


Kak Sandi, Instruktor Kopi

Demi apa, ini instruktor bagus banget. Memang jagonya kopi lah, aku tanya apa aja dia bisa menjelaskannya dengan baik dan penjelasannya sangat mudah dipahami buat aku yang masih pemula. Aku sempet nanya, "Kak, kan sekarang ini lagi trend nya green coffee, itu termasuk biji kopi yang belum matang atau memang ada jenis kopi baru yang sebutannya green coffee? " Menurut Kak Sandi, green coffee sendiri adalah biji kopi yang belum matang dan memiliki asam yang kuat. Sedangkan, kopi yang biasa kita minum adalah biji kopi yang berwarna merah yang menandakan biji kopi tersebut sudah matang. Kandungan asam dari green coffee tersebut lah yang membuat pencernaan kita menjadi sangat lancar, nah ini yang suka dipromosikan sebagai penurun berat badan. So, what do you think, blogs? Kalau aku, kopi yang normal - normal aja deh. Terkhususkan buat penikmat kopi yang punya maag, coba dipertimbangkan lagi yah. :)



Pemutaran Film Kopi

Setelah pejelasan tentang kopi, diputarkanlah film mengenai kopi. Film ini dokumenter milik negara Indonesia loh, dokumenter yang mengdokumenterkan sejarah kopi Indonesia. Kece abis! Dari film ini, aku melek banget bahwa Negara Indonesia amatlah teramat teramat teramat kaya. Apapun yang ditanam pasti menjadi sesuatu. Tanah kita subur. That's why. . Berbahagialah wahai orang-orang Indonesia, jikalau kau masih bisa makan dan menikmati hasil bumimu sendiri. Kita punya sesuatu yang lebih disini dan kopi adalah salah satunya. Yass!! 


Mengenal Kopi

Setelah mengenal kopi secara teori, sekarang waktunya mengenal kopi dengan melihat prosesnya lansung. Bukan proses penanaman dan pengolahannya (roasting) yah, tetapi bagaimana penyeduhan kopi yang baik. lol. Nah, penyeduhan yang akan diperlihatkan adalah penyeduhan menggunakan V60. Selain itu, kami diperkenalkan juga dengan biji kopi Arabica dan Robusta. 


Biji Kopi Arabica


Biji Kopi Robusta

Cara membedakan biji kopi Arabica dan Robusta dapat dilihat dari bentuk biji kopi nya dan belahan di tengah biji kopi. Kalau Arabica bentuknya cenderung lonjong dan memiliki belahan yang meliuk, sedangkan Robusta bentuknya cenderung bulat dan memiliki belahan yang lurus. Selain bentuk, rasa dari kopi ini pun berbeda. Rasa dari biji kopi Arabica setelah diseduh, terasa asamnya dan juga memiliki rasa buah atau kacang-kacangan. Rasa tersebut tergantung dimana daerah biji kopi tersebut ditanam. Terkadang ada rasa coklat, vanila, stroberi, atau lainnya yang bercampur dengan rasa kopi tersebut. Sedangkan rasa biji kopi Robusta setelah diseduh, memiliki rasa pahit dan rasanya lebih melekat di mulut untuk beberapa lama. Tingkat asam dari biji kopi ini juga berbeda loh. Walaupun Arabica terasa asam di mulut, namun kenyataannya Robusta memiliki tingkat asam 2 kali lipat dibandingkan Arabica. Kalau aku pribadi lebih suka Robusta dibandingkan Arabica. Aku lebih suka rasa yang kuat dan melekat lama di mulut. Kebetulan aku ga punya sakit maag, so that's no problem for me. How about you, blogs? :))



Pertama, Ditimbang atau Ditakar

Kalau menurut Kak Sandi, kopi yang baik adalah kopi yang memiliki komposisi yang pas. Jadi ditimbang dulu sesuai porsi per gelas nya unutk sekian orang. Untuk test cup kali ini, dia butuh 30 gram biji kopi untuk kita semua. Lalu menurut Kak Sandi, kopi yang baik adalah kopi yang tidak memakai gula. Karena gula akan mengembalikan fungsi dari kopi itu sendiri dan menambah glukosa tubuh kita. Namun balik lagi, cara meminum kopi bersifat bebas. Jadi, bagaimana tergantung kita lebih suka minum dengan cara seperti apa. Sifat kopi yang bebas dan variatiflah yang buat semua kalangan suka dengan yang namanya kopi. Ya kanss ?? :)



Kedua, Digiling (Grinding)

Nah, setelah ditimbang kemudian biji kopi tersebut digiling. Kondisi kopi yang baik adalah kopi yang baru saja digiling. Harum dan bubuk kopinya masih sangat fresh dan cocok untuk diminum lansung, blogs!



Ketiga, Diseduh

Sebelum menyeduh kopi dengan air panas, kertas ampas harus dibasahi dengan air panas terlebih dahulu sebelum benar-benar diseduh. Tujuannya agar ekstrak kopi meresap secara keseluruhan dan rasa dan harumnya masih sama dan tidak hilang. Menurut Kak Sandi, kopi yang baik kopi yang ketika diseduh dengan air panas, ada busanya seperti foto di atas. Oh yah, jangan lupa ketika menyeduh, tuangkan airnya dengan gerakan memutar, jadi benar-benar menyeluruh. Semuanya kena, ibaratnya gitu lah blogs. lol. 



Test Cup

Nah setelah test cup kopi Arabica dan Robusta, sekarang lanjut mengenal dan mengetahui cara membuat espresso, cappucino, dan cafe latte. Perbedaan dari ketiga kopi ini, terletak pada penggunaan susu. Kalau espresso tidak menggunakan susu sama sekali, murni kopi. Sedangkan cappucino dan caffe latte menggunakan susu. Dan yang membedakan antara cappucino dan caffe latte adalah komposisi penggunaan susu dan foamnya. Kalau Cappucino komposisinya 1/3, sedangkan caffe latte 2/3. Gampangnya, komposisi susu pada cappucino lebih banyak dibandangkan caffe latte. Lalu secara foam pun, cappucino memiliki foam yang lebih kental dibandingkan caffe latte. Gitu blogs!  


Cappucino - Caffe Latte - Espresso


Caffe Latte

And Now. . How to make it?? Let's make it. . Kali ini Kak Serdiawan yang bakal praktek. Yuks!


Pertama, Ditakar

Pastikan bubuk kopinya penuh dan merata, agar mudah ditekan (stomping) dan merata penyeduhannya. Menurut Kak Serdiawan, pemyeduhan kopi yang baik dengan menggunakan mesin terlihat dari hasil ampasnya. Ampas yang kering dan tidak berair menunjukkan kalau si kopi telah terseduh dengan baik (fine coffee). 



Kedua, Stomping




Udah deh tinggal ditunggu aja kopinya. Komposisi kopinya sesuai dengan yang ingin dibuat. Untuk membuat Caffe Latte dan Cappucino, Susu nya perlu disteam terlebih dahulu agar panas dan foamy. Kira-kira selama 30 detik. Pokoknya kalau udah panas yaudahan. lol. Melepuh kan nanti tangannya kalau ga udahan mah. . Last but not least, Latte Art. Penting ga penting, tapi jujur sometimes latte art from cafe make my day banget loh! Kek cantik bagus gimana gitu and instagramable banget. Yass!!










Latte Art, Foto dari HP Si Ibu

Saking banyak yang antusias, dapetnya foto dari layar HP nya Si Ibu deh. .



Foto dari layar HP Si Ibu juga



Yang mau belajar, yang mau, Yaa yang mau aja. 

Jadi kami juga dikasih waktu dan praktek lansung cara membuat caffe latte. Dan juga sekilas latte art. . Katanya sih, ke depannya akan dibuat kelas advance untuk kelas lanjutan dari kelas ini. Kelas dimana kita akan diajari cara membuat latte art precisely. Yass!! Please, mau ikut lagi dong! 





So, that's it blogs kelas kopi aku hari ini. Lol. 

And. . Ta daa. . Aku juga dapte sertifikat dari El's Coffee. Hihi. So happy!






Okay after all of this, Apa sih kopi Lampung? Kopi lampung cenderung Robusta, karena dataran lampung berada di bawah 800 mdpl. Jadi kebanyakan yang ditanam disini adalah biji kopi Robusta. Tanah Lampung yang nan subur menjadikan biji kopi, secara tanah mudah untuk ditanam dan tumbuh. Rasanya? Rasa kopi. Lol. Nah ini yang bakal aku cobain lebih lanjut di perjalanan kopi ini. Lol. Aku pengen banget bedain secara lansung (taste) antara opi Sumatra, Gayo, Lampung, dan Palembang. Karena cenderung negara-negara luar lansung menyebutnya dengan kopi Sumatra. Itu yang sekarangan pengen didalami. Lol

And special thanks to good instructors. . Pengalaman berharga banget dan jadi kenal dengan yang namanya kopi. Bukan sekedar penikmat kopi lagi sekarang, tapi sudah expert *loh hahaha. Iyah expert tau dan nulis nya doang. lol. 

Kabar baik blogs! Akan ada kelas kopi lainnya yang akan diadakan oleh El's Coffee. So, buat kamu penikmat kopi yang merasa ini menarik (menarik banget), bisa follow instagram El's Coffee buat info-info kelas selanjutnya. O yah, informasi yang aku tulis ini belum sepenuhnya loh blogs, karena the best thing is learn by doings. That's it blogs! Thanks buat yang udah baca post ini, semoga informasinya bermanfaat dan menjadi lebih antusias untuk menjadi warga Indonesia yang lebih berkualitas! Yass!! See you on the next post. .


Love from The Author,
Cindy Tjahjadi











You May Also Like

0 comments